Pendampingan Gugus 3 PAUD Kapanewon Depok dalam Workshop Perlindungan Anak dan Pencegahan Kekerasan

13 November 2023
Administrator
Dibaca 3 Kali
Pendampingan Gugus 3 PAUD Kapanewon Depok dalam Workshop Perlindungan Anak dan Pencegahan Kekerasan

Depok (13/11/2023) – Gugus 3 PAUD Kapanewon Depok bekerja sama dengan Pemerintah Caturtunggal menyelenggarakan workshop yang bertujuan meningkatkan kesadaran akan perlindungan anak dan pencegahan tindak kekerasan di sekolah. Acara yang digelar Sabtu (13/11/23) di Ruang Karang Tumaritis ini dihadiri oleh Panewu Depok, Plt Lurah Caturtunggal, Perwakilan Forum Paud, dan Perwakilan Himpaudi Kalurahan. Diikuti 50 peserta yang merupakan pendidik SPS swasta maupun binaan kalurahan yang termasuk dalam gugus tiga.

Dalam workshop gugus tiga PAUD Kapanewon Depok memberikan pendampingan intensif kepada para pendidik dan tenaga pendidikan di wilayah caturtunggal. Narasumber yang berasal dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluaraga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Sleman berbagi pengalaman dan strategi praktis dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan mendukung perkembangan anak-anak. Para peserta juga diajak untuk berpartisipasi aktif untuk meningkatkan perlindungan anak dan mencegah tindak kekerasan.

Selain itu workshop ini juga memberikan materi tentang pendidikan aman bencana dengan narasumber dari Taruna Siaga Bencana (Tagana). Dalam situasi darurat, keberadaan sekolah yang terorganisir dengan baik dapat menjadi perlindungan utama bagi anak-anak. Tagana juga memberikan panduan praktis untuk menghadapi potensi bencana dan mengelola situasi darurat dengan efektif.

“Pendidik yang memiliki semangat dan kekompakan dalam menghadapi kendala adalah kunci keberhasilan pendidikan. Dukungan penuh dari pemerintah daerah tidak hanya menjadi bentuk apresiasi, tetapi juga komitmen untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang optimal” ujar Wawan Widiantara, Panewu Depok.

Harapannya kegiatan ini tidak hanya memberikan wawasan tetapi juga menciptakan jaringan kerjasama antara stakeholder pendidikan dengan pemerintah daerah. Dengan semangat kolaborasi, akan tercipta lingkungan pendidikan yang lebih aman dan mendukung perkembangan optimal anak anak khususnya di Caturtunggal. (oktaviana)