Pelatihan Batik Cap dan Tulis: KWT se-Caturtunggal Kenali Teknologi Pewarnaan ZWS

10 Oktober 2025
Administrator
Dibaca 5 Kali
Pelatihan Batik Cap dan Tulis: KWT se-Caturtunggal Kenali Teknologi Pewarnaan ZWS

Sleman – Pemerintah Kalurahan Caturtunggal menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Batik Cap dan Tulis bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) se-Kalurahan Caturtunggal. Kegiatan berlangsung selama empat hari, mulai Senin hingga Kamis, 6–9 Oktober 2025, bertempat di Dukuh Nologaten, mulai pukul 08.00 WIB setiap harinya.

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Kalurahan Caturtunggal Ulu-Ulu Kalurahan, Dukuh Nologaten, serta menghadirkan narasumber dari Batik DIY yaitu Gamal Bya dan Kamijana.

Pelatihan ini diikuti oleh anggota KWT dari berbagai padukuhan di Caturtunggal yang sangat antusias mengikuti setiap sesi kegiatan.

Pada hari pertama dan kedua, peserta mendapat pelatihan dasar membatik cap dan tulis, dimulai dari pengenalan alat dan bahan hingga praktik langsung membuat motif batik sederhana. Para peserta tampak antusias mencoba teknik mencanting dan mengecap motif di atas kain dengan bimbingan langsung dari narasumber.

Selanjutnya, pada hari ketiga, peserta diajarkan proses pewarnaan batik menggunakan pendekatan Teknologi Pewarnaan ZWS (Zero Water Stain) sebuah inovasi ramah lingkungan yang mengedepankan efisiensi air dan penggunaan bahan kimia yang aman.

“Melalui teknologi ZWS, proses pewarnaan dapat dilakukan secara efisien, hemat air, dan ramah lingkungan. Konsep ini sangat relevan diterapkan dalam industri batik di masyarakat,” jelas Gamal.

Adapun pada hari keempat, kegiatan diakhiri dengan sesi presentasi hasil karya. Setiap kelompok KWT mempresentasikan hasil batik cap dan tulis mereka, sekaligus berbagi pengalaman selama mengikuti pelatihan. Suasana berlangsung hangat dan penuh semangat, mencerminkan kreativitas dan kekompakan peserta.

Ulu- Ulu Andi Suwarno, SIP menyampaikan apresiasinya kepada peserta dan narasumber atas terselenggaranya pelatihan ini.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memperkuat keterampilan ekonomi kreatif di Caturtunggal sekaligus menumbuhkan kesadaran terhadap pentingnya menjaga lingkungan melalui proses produksi yang ramah lingkungan,” ujarnya.

Pelatihan empat hari ini berjalan lancar dan produktif. Selain menambah keterampilan membatik, kegiatan ini juga memperkenalkan konsep green industry yang mendukung pembangunan berkelanjutan di Kalurahan Caturtunggal. (oktaviana)