Lestarikan Budaya, Padukuhan Papringan Gelar Merti Dusun Dengan Wayangan

Caturtunggal – Dalam rangka memperingati Merti Dusun, Padukuhan Papringan, Kalurahan Caturtunggal, Kapanewon Depok, menggelar serangkaian kegiatan budaya. Acara ini dimulai dengan kirab, nyadran, dan puncaknya ditutup dengan pagelaran wayang kulit pada Sabtu (22/02).
Pagelaran wayang yang berlangsung meriah ini dihadiri oleh Panewu Depok beserta jajaran, Penjabat (Pj) Lurah Caturtunggal, anggota DPRD Kabupaten Sleman, Bhabinsa, Bhabinkamtibmas wilayah, Dukuh beserta perangkat padukuhan, serta berbagai lembaga masyarakat setempat. Kehadiran para tokoh ini menunjukkan dukungan penuh terhadap pelestarian budaya yang terus dijaga oleh masyarakat Papringan.
Dalam kesempatan tersebut, Panewu Depok memberikan sambutan yang menekankan pentingnya menjaga tradisi dan budaya yang telah diwariskan oleh leluhur. Ia juga mengingatkan agar masyarakat tetap waspada terhadap masuknya pengaruh negatif yang dapat merusak nilai-nilai kearifan lokal yang ada di Papringan.
Pagelaran wayang kulit menampilkan dalang Ki Yusuf Anshor Ganendra K dengan lakon “Timbuling Kalimasad.” Pertunjukan ini tidak hanya menghibur, tetapi juga menyampaikan nilai-nilai kebajikan dan filosofi kehidupan kepada para penonton. Antusiasme masyarakat sangat tinggi, terlihat dari banyaknya warga yang hadir untuk menyaksikan wayangan hingga acara selesai.
Kegiatan Merti Dusun di Padukuhan Papringan ini menjadi bukti nyata bahwa masyarakat masih memiliki kepedulian tinggi terhadap budaya tradisional. Diharapkan acara semacam ini dapat terus dilestarikan dan menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang. (oktaviana)

Kirim Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin