DLHK DIY Tinjau Penanaman Bibit Proklim Menuju Kategori Lestari di Padukuhan Santren

15 Januari 2026
Administrator
Dibaca 4 Kali
DLHK DIY Tinjau Penanaman Bibit Proklim Menuju Kategori Lestari di Padukuhan Santren

Padukuhan Santren, Kalurahan Caturtunggal, menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan Monitoring dan Evaluasi Penanaman Bibit Program Kampung Iklim (ProKlim) menuju Kategori Lestari yang diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Rabu (14/01). Kegiatan ini berlangsung di Rumah Dukuh Santren dan dilanjutkan dengan kunjungan lapangan ke lokasi penanaman bibit.

Kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan dari perwakilan DLHK DIY serta Yayasan Relung Indonesia. Dalam sambutannya, perwakilan DLHK DIY menyampaikan bahwa monitoring dan evaluasi ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan penanaman bibit telah berjalan sesuai dengan tujuan program.

“Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan dukungan kepada padukuhan dengan mendorong partisipasi aktif masyarakat agar lebih siap dalam menghadapi dan menjalankan Program Kampung Iklim secara berkelanjutan,”ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Dukuh Santren Yanuar Eko Hartanto,SE menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada DLHK DIY dan Yayasan Relung Indonesia atas bantuan bibit yang telah diberikan.

“Sebanyak 54 bibit tanaman telah diterima dan disebarkan ke seluruh wilayah RW di Padukuhan Santren. Bibit tersebut ditanam di berbagai lokasi, antara lain di pekarangan rumah warga serta di tepi Sungai Pelang, sebagai upaya penghijauan dan pelestarian lingkungan,” ujar Yanuar.

Sesi ramah tamah dan tanya jawab dimanfaatkan oleh warga untuk menyampaikan masukan. Bapak Triman selaku perwakilan RW 01 Padukuhan Santren mengusulkan agar DLHK DIY dapat melaksanakan kegiatan sosialisasi atau bimbingan teknis (bimtek) terkait ProKlim. Menanggapi hal tersebut, pihak DLHK DIY menerima saran tersebut dan menyatakan akan mempertimbangkannya guna meningkatkan kesiapan dan pemahaman masyarakat terhadap pelaksanaan Program Kampung Iklim.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kunjungan langsung ke lokasi penanaman bibit, meliputi kawasan Sungai Pelang serta beberapa rumah warga di RW 03 dan RW 04. Monitoring dan evaluasi dilakukan melalui pengamatan langsung terhadap kondisi tanaman dan tingkat keberhasilan pertumbuhannya. Untuk lokasi penanaman yang tersebar, peninjauan dilakukan pada titik-titik sampel yang dinilai representatif dan mampu menggambarkan kondisi penanaman secara umum.

Melalui kegiatan ini, diharapkan Program Kampung Iklim di Padukuhan Santren dapat terus berkembang menuju kategori lestari serta menjadi contoh bagi wilayah lain dalam upaya pelestarian lingkungan berbasis partisipasi masyarakat.(oktaviana)