Pengajian Pamong Caturtunggal di Bulan Syawal Tekankan Kembali ke Fitrah dan Kepemimpinan Adil

26 Maret 2026
Administrator
Dibaca 6 Kali
Pengajian Pamong Caturtunggal di Bulan Syawal Tekankan Kembali ke Fitrah dan Kepemimpinan Adil

Caturtunggal – Pemerintah Kalurahan Caturtunggal menyelenggarakan kegiatan rutin Pengajian Pamong pada Kamis (26/03), bertempat di Pendopo Puspadenta Kalurahan Caturtunggal mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Kegiatan dibuka oleh Carik dan dilanjutkan dengan tausyiah oleh Ustadz Zulkarnain dari Padukuhan Karangmalang.

Dalam tausyiahnya, Ustadz Zulkarnain mengangkat tema “Pentingnya Bersyukur dan Pentingnya Menjadi Pemimpin yang Adil.” Ia menyampaikan bahwa rasa syukur merupakan kunci kebahagiaan, sebagaimana firman Allah SWT dalam QS. Ibrahim ayat 7, bahwa Allah akan menambah nikmat bagi hamba-Nya yang bersyukur.

Selain itu, beliau juga menekankan pentingnya menjadi pemimpin yang adil dan bijaksana.

“Keadilan merupakan fondasi utama dalam menciptakan masyarakat yang harmonis dan sejahtera. Hal ini sejalan dengan sabda Nabi Muhammad SAW bahwa pemimpin yang adil akan mendapatkan keistimewaan di hadapan Allah SWT,” Ujarnya

Materi pengajian juga membahas pentingnya berbagi dan bersedekah sebagai bentuk kepedulian sosial. Sedekah tidak hanya memberikan manfaat bagi sesama, tetapi juga menjadi jalan datangnya keberkahan dan rezeki dari Allah SWT.

Memasuki bulan Syawal, Ustadz Zulkarnain mengingatkan bahwa momen setelah Ramadan adalah waktu untuk kembali kepada fitrah, yaitu keadaan suci sebagai manusia yang bersih dari dosa. Ia mengajak seluruh pamong untuk menjaga nilai-nilai kebaikan yang telah dibangun selama Ramadan, seperti kejujuran, kesabaran, kedisiplinan, serta kepedulian terhadap sesama.

“Tradisi Syawalan hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial dan silaturahmi semata, tetapi juga sebagai momentum untuk saling memaafkan dengan tulus serta memperbaiki hubungan antar sesama. Dengan kembali ke fitrah, diharapkan setiap individu dapat menjadi pribadi yang lebih baik dan mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab,” imbuhnya.

Sebagai penutup tausyiah, Ustadz Zulkarnain mengajak seluruh pamong untuk terus menjadi pribadi yang bersyukur, adil dalam kepemimpinan, serta dermawan dalam kehidupan bermasyarakat. Kegiatan pengajian kemudian dilanjutkan dengan doa bersama, dengan harapan seluruh pamong senantiasa diberikan kekuatan dan keikhlasan dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada masyarakat. (oktaviana)