Stunting Jadi Prioritas Nasional, Caturtunggal Bergerak Lewat Rembug Stunting 2025
Caturtunggal— Pemerintah Kalurahan Caturtunggal menyelenggarakan kegiatan Rembug Stunting sebagai upaya memperkuat konvergensi pencegahan stunting melalui forum musyawarah lintas sektor, Kamis (10/07). Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Puspadenta Kantor Kalurahan Caturtunggal ini dihadiri oleh Kepala Jawatan Sosial kapanewon Depok, PJ Lurah Caturtunggal, Perwakilan Puskesmas Depok 3, BPKal Caturtunggal, pamong kalurahan, serta tokoh masyarakat.
Dalam kegiatan ini, dua narasumber utama, Kristin Wiwit selaku Kader Pembangunan Manusia (KPM) dan Arditiya Sejati, S.KM., M.KM. dari Puskesmas Depok 3, menyampaikan materi terkait strategi intervensi spesifik dan sensitif dalam penanganan stunting. Keduanya menekankan pentingnya peran data eHDW dan pemetaan rumah tangga risiko stunting sebagai dasar penyusunan program yang tepat sasaran.
Rembug Stunting dilaksanakan dalam bentuk Focus Group Discussion (FGD), yang membahas hasil pemetaan sosial dan layanan, serta menyusun prioritas kegiatan intervensi untuk dimasukkan ke dalam Rencana Kerja Pemerintah Kalurahan (RKPKal) dan APBKal.
Kepala Jawatan Sosial Kapanewon Depok, Fransiskus Suharyadi menyampaikan bahwa stunting merupakan program prioritas nasional.
“Stunting adalah program nasional yang harus mendapat perhatian bersama. Pemerintah Kalurahan memegang peran penting dalam menyukseskan program ini melalui kolaborasi dan intervensi yang terarah,” ungkapnya.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan penandatanganan berita acara sebagai bentuk komitmen bersama seluruh pihak dalam mendukung pencegahan stunting secara terencana, terukur, dan berkelanjutan. (oktaviana)
Kirim Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin